hatiku memaki diriku sendiri oleh kekalahan yang terus menghukum
lalu berpura-pura tersenyum dan hanya itu karya terbaikku yang justru aku,benci
dan pernah hampir mengantarkanku mati
dan aku lupa tentang apapun itu yang terkasih
sungguh jiwa ini belum pernah bertepi
hanya semakin kering oleh air samudera dengan hukum alamnya
tuhan,ampuni bisik hati yang terlalu angkuh ini
sebenarnya aku sadar hanya begini seindah indahnya caraMU,dengan semampunya beban yang
aku tanggung,
akhh apa mungkin hadiah dariMU sudah semakin dekat seiring meningginya gelombang hidup ini
Seperti yang sudah pernah ENGKAU tiitipkan kepadaku
dan aku tidak mensyukurinya
atau itu hanya seindah2nya caramu menginatkanku
tuntunlah aku ya penuntun hidupku
karena tidak ada tempat lain yang bisa menjadi diriku sendiri
hanya denGnMU dan padaMU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar